Minggu, 24 Agustus 2008

Get away

Feeling like moving away. Traveling. Just pack up my things, and hit the road. When I have this feeling, it's the only way to cure.

I packed up my stuffs. Only 1 big bag. But I can't get away now. When?

Jumat, 22 Agustus 2008

Affirmative

I received an offering letter. I read a long, I smile. As I expected. I signed the letter. I start my first day with full energy. I am now a Risk Management Analyst in one of best international bank in Indonesia. Number 1 bank in Singapore. My responsibility cover all asia pacific region. I travel to those countries in asia pacific.

My end of year resolution

This place used to be an interesting place to be.

*flash back*
I took a morning bus, travel for 1.5 hour every morning and even more longer during the night on the way back home. I enjoyed every moment of the time to go to the office. When I got there, I started to check the cctv system, the recorded tape, the backup data, the other night checklist and prepare report for my supervisor. I learned new things about as/400, about server, storage, media. On the other day I learned about what asset is, what do we do about it. The insurance, the price, the value, financial report and business itself. I learned a lot here. The friendship bonding also nice. We are like a family here.

*5 years later*
After 2 years, my salary up doubled. I smiled. I love to work to achieve more recognation and get more appreciation. Working more hours and doing extra miles were really something. You got everything in return. One step at a time I reached middle management position. Upper management, board of director, and owners started to know me personally. Working, image, personality, appreciation, all comes in one package.

*2 years later*
I see the organization is like amummy. It lives but doesn't move. Everything looks freezing. Strange. I know there is something wrong. But what can I do? I started to approach closest friends. Encourage them to find back their spirit. Not significant result I see. Bu some found back their lost energy.

*todays*
I am not sure whether the nation in election spirit so it affects the company culture or what. All I see is one try to hit another. It seems scary. Very. We lost our existing customers (notice the 's'), we don't even get any new customer this year. We still need more than 40% to fill up our target. Where will we go from here?

I am filling up my gun, to battle this life, get away from this stupid crowd. I am not goig to shot any of them. I fiil up my gun to protect myself. I am heading to another community. The better one. I aware, fully aware that no place in this world problem free, but at least I have to go to help myself survive. *fingers crossed*I get the job. With better environment and better money :-) I'll be a banker in just about a month.

Kamis, 21 Agustus 2008

the conversation

Me : Hey, I will be in Bali by August 31 in the morning

Him : Hi, I will be arriving in Bali on 31 August too... Where is everyone staying? At the place where the wedding is? I will call you when I arrive... Cant wait to see you!

Me : I still don't know where to stay, but I will find a place close to the wedding party. I'll let you know when I find some place to stay or where everybody stays.

Him : Everyone staying everywhere I am told... I have booked a room at the masa inn in kuta - really nice and you should stay there too!

Me : I have checked the hotel. Nice. I will book a room for me then. Can't wait can't wait can't wait to see you! I know.

Him : So we are not sharing a room?! ;-)

Me : mmm...;p

Him : Call them to cancel one booked room under your name

Me : All is set now :-)

Him : Well done! kamu pintar! I will see you in a week.
kisses

Minggu, 17 Agustus 2008

Shangyang Trip







Tadinya mau maen ke Pulau Pramuka atau kalo ga ya ke Bogor aja weeken ini. Taunya Affe ngajakin ke Anyer dan lanjut ke Pulau Shangyang. Berhubung belym pernah kesana, jadinya aku mau aja. Hanya mau relaxing aja. Ternyata Matt dan Jamie juga ada trip kantor ke Anyer.

Berangkat pagi2. Aku semobil dengan Affe, Oni, Lucy dan Christie. perjalanan ditempuh kurang dari 2 jam. Ya cara menyetir memang sangat penting untuk perjalanan melalui tol dan berjarak sangat jauh ini. Hahahaha. Kalau aku yang disuh nyetir bisa 4 jam baru nyampe karena ga ada nyali menyalip kendaraan beroda delapan, berbadan panjang alias container. Belum lagi bis2 sialan yang seenak jidat melintas tanpa aba2. Begitu keluar tol lebih dasyat lagi. Pengendara dari arah yang berlawanan bisa ambil jalur mobil kita. Waaaaah. Bisa gila.

Tiba sekita jam 09.45 dan langsung parkir di dermaga. Langsung naik ke boat. Total peserta kali ini ada 11 orang plus capt dan 3 orang abk. Perjalanan masih tenang. Laut flat. Tapi aku yang baru selesai treatment 2 hari sebelumnya merasa setengah mampus juga. Muntah beberapa kali. Aku juga merasa sangat kedinginan. Sial. aku tidak begitu menikmati perjalanan ini, selain hanya merasa suka melakukan sun bathing dan mengapung santai di perairan.

Malamnya makan ikan hasil tangkapan Ko Joe, WW dan Alloy. Dan semaleman ga bis atidur karena nyamuk. Huehehehehe...secara ya dapat tumpangan dilantai atas cottage tempat orang tuanya Lucy menginap. menyenangkan juga, karena berkumpul ama teman2.

Senin, 11 Agustus 2008

A hardrocking Sunday

List to do continue...
I really had a great time kemaren. Cape nya minta ampun deh. Belum pernah beraktivitas that much since I have this cancer with me.

Mulai bangun pagi2 karena ada janji meeting dengan calon client. Jam 9 pagi udah meluncur ke Provence untuk membangunkan lelaki2 pemalas itu. Hahahaha...Thaao yang pertama bangun. Masih setengah mengantuk. Lalu Michael menyusul. Setelah selesai dua orang ini di foto2, aku harus kerja keras membangunkan Matthew dan Jamie. Gilingan. Susah banget. Matthew akhirnya mandi, lalu mulai kecentilan. Sedangkan Jamie hanya pindah dari kamar ke meja makan tp tetap menutup mata. Huahahahaha. Hangover masih tersisa.

Jam 15.00 aku, Merce, Matthew dan Jamie meluncur ke jalan raya, mau lihat pertandingan basket. But unfortunately we missed Felix's game. Sorry buddy. It was traffic, not the way I drive.

Matthew wants to buy fishing nord. Looking around. The shop closed on Sunday. Strange. Then we decide to have dinner dulu. Makanan serba lamb. Yum.

Setelah itu saatnya mencari perlengkapan olahraga. Kita beli soccer ball. We are going to have a game next weekend. Taunya jam udah jam 21.00 aja. Kita berpisah. Aku bareng Matthew dan Jamie. Sampe rumah udah ga ada tenaga tersisa. Hanya sedikit untuk cuci muka dan menyiram diri. Lalu tepar.

But I really had a great time. Meeting my old buddy : Merry and Felix. And of course teman2 baru yang membuat uang untukku : Matthew and Jamie.

Sabtu, 09 Agustus 2008

Time-out versus Miracle

Apa rasanya kalo kita mendapat vonis. Bukan vonis hukuman sekian tahun penjara, bukan vonis hukuman ditahan seumur hidup karena narkoba. Tapi vonis bahwa hidup kita hanya dalam hitungan bulan. Even me, a very stonger person sangat terpukul. A part of me merasa it's not fair. Masa waktuku hanya tinggal beberapa bulan saja. Masih terlalu banyak yang bisa aku lakukan. Masih terlalu banyak yang ingin aku kerjakan. Masih terlalu banyak tempat yang ingin aku kunjungi. Masih terlalu banyak pembuktian yang ingin aku tunjukkan. Masih terlalu banyak....

Aku hanya bisa marah pada keadaan. Tapi tidak ada yang bisa mengubahnya selain miracle. Apakah miracle ada? Mungkin. Mungkin juga waktu ku habis sebelum miracle berkunjung.

Well, sementara ini, aku akan lakukan yang bisa aku lakukan. Seperti start calling my friends one by one. Say hi aja sekalian pamit. Sapa tau dalam pergaulan ada yg tidak berkenan. Tapi please be sure semua yang tdk berkenan itu, nothing I did in purpose. Aku sudah menelpon Oncom, Wulan, Andrew.

Yang paling menyenangkan kalau teman kita itu mempunyai keinginan yang sama dengan kita. Seperti :"I've been thinking to go to Bali for Ben&Bonnie's wedding, is it possible to meet you there?" - he replied: "Let me check my work schedule and ask for few days leave, I miss you" - two days later he called me on the phone, "good news, I am going to meet you in Bali". Teman ku ini menetap di Cambodia dan bekerja untuk UN. Aku akan segera bertemu dengan Kings.

Dia tidak pernah memberikan kata2 yang kelewat manis, yang bisa bikin gula darah meningkat dan jadi mabuk kepayang. Yang diucapkannya hanya kata2 dalam level biasa tapi selalu dibuktikan dengan tindakan. Why? He told me, "I care for you". Aku akan mengingat teman ini sebagai orang baik yang bersahaja, yang mengatakan "you have a very good smile and a good heart" ketika pertama kali kita bertemu beberapa tahun yang lalu.

Lalu aku akan pergi mengunjungi keponakan ku, Syahirah yang sejak lahir belum pernah aku lihat. Pasti lucu sekali.

Kemudian, seorang teman di tempat kerja, Almega, yang udah aku anggap sebagai kakak ku sendiri. Aku akan melakukan perjalanan ke Hanoi dengan nya. Aku akan pergi sendiri sebenarnya. Tapi setelah dia mengetahui aku pergi sendiri, diapun menemaniku.

By that time, waktu ku masih cukup ga ya? Semoga saja ada miracle berkunjung. Oh iya, hari ini aku sudah bertemu Surti dan Ady. Teman2 dekat lainnya, Ipong dan Nata, yang bolak balik memastikan apakah aku baik2 saja, memaksa mengantarkan aku menjalani treatment. Meluangkan waktu diantara training dan wedding untuk mendengar curhatku. Belum sempat ketemu, but I did called them.

Ully. Ya, sudah lama sekali tidak ertemu. Dan Ully selalu berusaha menemuiku. Harusnya hari ini kami bertemu, tapi batal karena kondisi ku. Seorang teman dari beberapa tahun yang lalu tiba2 menelpon dan menawarkan pekerjaan sampingan. Pe'i. Senang mendengar suaranya lagi.

Satu miracle terjadi. Bertemu 10 orang yang sudah lebih dari 10 tahun tidak bertemu juga sangat menyenangkan. Aku bertemu, Rini, (bersama Yuo dan Rasya), Rika, Mira, Lely, Munci, Iis, Tole, Didi, Ronny kemaren.

Ada beberapa orang yang sebenarnya cukup dekat secara psikologis dengan ku (Ryan, Boris, Ryan), tapi mereka memiliki hidup yang waktunya tidak bisa dibagi denganku. Aku menghargai itu. Tidak ada yang salah. Walopun deep down in my heart aku mau bertemu dan mengucapkan proper goodbye dengan mereka selagi aku bisa. Semoga miracle berpihak padaku.

Besok aku akan mencoba melanjutkan list to do ku. Semoga masih ada coin tersisa, sebelum time-out.